Haruskah kita pindah ke Mars?
Sebuah pertanyaan yang aneh bukan? Mengapa kita hrus pindah dari bumi ini, apalagi harus ke Mars. Kita belum tahu Mars itu dimana, dan bagaimana bentuknya, lagipula kehidupan kita di bumi sudah sangat “enak” untuk dinikmati. Bahkan para penghuni bumi ini lainnya juga tidak akan setuju bila kita mengharuskan mereka hidup di Mars. Mereka tidak akan rela meningalkan bumi ini.
Pertanyaan di atas sebenarnya bukan hanya sekedar lontaran bodoh, tapi sangat menarik dan mengajak kita untuk berpikir dan memaknainya. Memang sebagian orang menganggap itu pertanyaan yang hanya “ceplas – ceplos”, karena mereka tidak mencoba atau bahkan mungkin berusaha memaknai pertanyaan tersebut dan kemudian mencoba mengkolerasikan dengan yang sebenarnya terjadi dan yang akan menimpa bumi ini beserta penghuninya.
Ketika bumi kita sudah sangat memprihatikan lagi, ketika para penghuni bumi sudah acuh tak acuh dengan kondisi bumi ini, dan ketika permasalahan yang menyerang eksistensi bumi beserta para penghuninya tidak pernahmendapatkan kepedulian apalagi sebuah tindakan antisipatif, mala pindak ke PLANET MARS adalah jawabannya. Lapisan ozon yang semakin tipis dan hujan asam, akan mengakibatkan terjadinya sejuta penderitaan bagi para penghuni bumi ini, yang entah disadari atau tidak, itu terjadi karena tindakan dari para penghuni bumi itu sendiri.
Agenda peringatan bersama Hari Bumi Sekber PPA DIY
21 April 2004 :
Diskusi Lingkungan “Kajian Umum Program Langit Biru”
Oleh:
Bapedalda DIY, Pusat Studi Transportasi UGM,
Dinas Perhubungan Kota, YLKI
22 April 2004 :
1. Long March sepeda “tanpa asap” Bunderan UGM-Benteng Vandeburg
2. Pembagian masker, stiker, leaflet
3. Happening art
4. Pemasangan spanduk
5. Orasi Lingkungan
6. Pameran foto, poster dll
Bribil temannya mapala
posted by debyo at 4/19/2004 10:59:00 PM
kayaknya ada yang perlu diklarifikasi....apakah itu ?
benarkah terlalu berlebihan "teman" ?
mari kita diskusikan dan sharingkan....
posted by debyo at 4/19/2004 08:18:00 AM